Rabu, 21 Maret 2012

kalimat inspiratif jalaluddin rumi


Karena cinta pahit berubah menjadi manis, 
 Karena cinta tembaga berubah menjadi emas,                                                

  Karena cinta ampas berubah jadi sari murni,  
Karena cinta pedih menjadi obat,                                                                                   
 Karena cinta kematian berubah jadi kehidupan,                                                
Karena cinta raja berubah menjadi hamba.

Karena cinta duri menjadi mawar                                                                                      

 Karena cinta cuka menjelma anggur segar?

Air berkata kepada yang kotor, "Kemarilah." Maka yang kotor akan berkata, "Aku sungguh malu." Air berkata, "Bagaimana malumu akan dapat dibersihkan tanpa aku?"
Cinta adalah suatu penyakit, yang orang dihingapinya tidak pernah ingin disembuhkan.



Sang Penjaga Hati tidak akan meninggalkanmu, baik dalam kasih sayang ataupun kekejaman. 
Juga dalam kekafiran maupun persaksian. 
Kemanapun engkau tautkan hatimu pada sesuatu, keperkasaan-Nya akan merobekmu. 
Wahai hati, jangan engkau taruh dirimu di sembarang tempat, jangan! 

 

Wahai hati, jangan pergi menuju Rabb dengan menyisakan sesuatu yang tidak untuknya, karena itu tak layak 



Allah tidak memerlukan Nabi-Nabi, tapi dengan keagungan dan karunia membuat keindahan sinar-Nya memancar. 
Dari sinar itu Adam menerima ilmu tentang Allah. 
Dari pancaran cahaya itu Ibrahim menghadapi api tanpa rasa takut 



Jalan kehidupan rohani membuat badan remuk kemudian memulihkannya menjadi sehat. 
Dan menghancurkan harta berharga dan dengan harta itu dapat membangun lebih baik dari sebelumnya 



Para pecinta pasti mencari yang dicintai. 
Pencarian itu memancar diatas wajah dan kepala mereka bagaikan aliran deras menuju gelombang-Nya. 
Tapi, sesungguhnya hanya Dia-lah Sang pencari. 
Para pecinta ibaratnya hanyalah bayang-bayang 



Tidak menepati janji adalah karena kebodohan; 
Menepati apa yang dikatakannya adalah kebiasaan orang bertakwa kepada Allah dengan rasa cinta 


Dia ada pada orang yang wajahnya mendapat senyuman manis sang kekasih, apa yang merugikannya dari pandangan kecut orang lain? 

Ingatlah! 
Penyesalan yang memancar dari dalam dan mengucurkan air mata. 
Halilintar dan awan yang demikian diperlukan. 
Tanpa halilintar dihati dan semburan hujan dari mata, bagaimana api Illahi yang murka akan dapat dipadamkan? 



Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar itulah yang terbaik bagimu! 
Dan karena itulah, hati seorang pecinta lebih besar ketimbang Singgasana Tuhan 



Ketahuilah, Cinta adalah madrasah dimana Yang Maha Kuasa sebagai gurunya. 
Kita semua ibarat siswanya, dan kata-kata ini adalah bacaan kita 



Makhluk-makhluk bergerak karena Cinta, yaitu Cinta oleh Keabadian tanpa permulaan. 
Saksikan, angin menari-nari digerakan kuasa semesta. 
Karena itulah Ia pun bisa menggerakan pepohonan 



Orang yang arif, pada saat terjadi malapetaka akan berjaga-jaga untuk menghindari, kematian teman-teman menjadi peringatan 



Dulu, 
hatiku dan Cinta bekerja sama. 
Namun, sedikit demi sedikit, kini aku mulai bisa mengingat. 
Secara lahiriah, memang seakan diriku telah melahirkan cinta. 
Namun cintalah yang sesungguhnya telah melahirkanku 



Jika saja bukan karena keridhaan-Mu, apa yang dapat dilakukan oleh manusia yang seperti debu ini dengan Cinta-Mu? 



Rasulullah berkata, 
"Mataku tidur, tapi hatiku tidak tidur terhadap Rabb Yang Menciptakan Segalanya." 
Mata kamu terjaga, dan hati kamu tenggelam dalam tidur; 
mataku tidur, tapi hatiku merenungkan terbukanya pintu rahmat Tuhan 



Iblis bertanya, 
"Dapatkah kau menceritakan kebohongan dari kebenaran, kau yang sudah dijejali angan-angan?" 
Mu'awiyah menjawab, 
"Nabi sudah beri petunjuk, sebuah ujian untuk mengetahui mana uang logam palsu dan mana yang benar." 
Dia berkata, 
"Yang palsu kacaukan hati, tapi kebenaran membawa ketenangan yang menggembirakan 

Read more »

Jumat, 02 Maret 2012

Renungan Tentang Waktu



Bayangkan, ada sebuah bank yang memberi Anda uang
sejumlah $ 86.400
 setiap paginya. Semua uang itu dapat Anda gunakan (tidak lebih).
Pada malam hari, bank akan menghapus sisa uang yang tidak Anda gunakan selama sehari.
Coba tebak, apa yang akan Anda lakukan???
Tentu saja, menghabiskan semua uang pinjaman itu.

Siapapun dari kita, memiliki bank semacam itu, bernama WAKTU. Setiap pagi, ia akan memberi Anda 86.400 detik.
Dan pada malam harinya, ia akan menghapus sisa waktu yang tidak Anda gunakan untuk tujuan baik. Karena ia tidak memberikan sisa waktunya pada Anda. Ia juga tidak memberikan waktu tambahan.

Setiap hari, ia akan membuka satu rekening baru untuk Anda. Setiap malam, ia akan menghanguskan yang tersisa.
Jika Anda tidak menggunakannya, maka kerugian akan menimpa Anda.
Anda tidak bisa menariknya kembali. Juga, Anda tidak bisa meminta "uang muka" untuk keesokan hari.

Anda harus hidup di dalam simpanan hari ini!
Maka dari itu, investasikanlah untuk kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan Anda.
Jam terus berdetak.
Gunakan waktu Anda sebaik-baiknya.

- Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, tanyakan pada murid yang gagal naik kelas.
- Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.
- Agar tahu pentingnya waktu SEMINGGU, tanyakan pada editor majalah mingguan.
- Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu.
- Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang.
- Agar tahu pentingnya waktu SEDETIK, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.
- Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada peraih medali perak Olimpiade.




sumber:MT5 forum

Read more »

Rabu, 15 Februari 2012

biografi Ahmadinejad



Pagi ini, seperti biasa, setelah sholat Subuh saya menarik sebuah
buku
dari rak dan mulai melakukan ritual keluarga, membaca.

Ada beberapa buku baru yang saya beli beberapa waktu yang lalu dan
beberapa bahkan masih dalam plastik. Melihat judulnya saja saya sudah
tertarik. Salah satunya adalah "Ahmadinejad, David di Tengah Angkara
Goliath Dunia" terbitan Himah Teladan, kelompok Mizan.

Telah agak lama saya tertarik dengan tokoh satu ini. Sepak terjangnya
melawan tekanan Barat dalam masalah nuklir benar-benar membuat saya
penasaran dengan tokoh ini. Salah satu anggota milis CBE juga pernah
menayangkan foto-foto tentang kesederhanaan beliau meski ada yang
meragukan keasliannya. Telah lama rasanya dunia tidak memiliki tokoh
'David' macam Ahmadinejad ini. Dunia kita ini sekarang dipenuhi oleh
para pengecut dan tidak memiliki pendirian. Sosok Ahmadinejad
benar-benar seperti seteguk air di tengah sahara. Ketika baru saja
membaca Pengantar yang dituliskan oleh Rosiana Silalahi dari SCTV dan
Bab I tentang awal-awal kiprah Ahmadinejad dalam dunia politik di
Iran
tanpa terasa mata saya terasa hangat dan tanpa bisa saya kendalikan
air mata saya mengalir. Saya sungguh tidak dapat menahan keharuan
saya
membaca dan mengetahui betapa sederhananya tokoh dunia satu ini.
Saya
terpaksa harus menghentikan membaca buku ini agar tidak larut dalam
emosi saya. I'm such a sentimental person. Tapi terus terang saya
memang hidup dalam kerinduan akan tokoh sederhana macam
Nabi Muhammad, Umar bin Chattab, Umar bin Abdul Aziz, Mahatma Gandhi,
Muhammad Hatta, Hidayat Nurwahid (saya pernah bertemu dengannya dan
nampaknya ia sama sentimentalnya dengan saya).

Dan kini ada Ahmadinejad, seorang tokoh in reality! Seberapa
sederhanakah beliau ini? Let me tell you. Berikut ini saya kutipkan
sebagian dari yang saya baca dari buku tersebut. Konon ketika beliau
sudah menjabat sebagai walikota Teheran yang memiliki populasi lebih
besar daripada Jakarta ia masih tampil dengan sepatu yang
bolong-bolong. Ia menyapu jalanan Teheran dan bangga dengan itu.
Sampai
sekarang pun ia masih tampil dengan kemeja lengan panjang sederhana
sehingga jika kita tidak mengenalnya dan bertemu dengannya kita tidak
akan pernah mengira bahwa beliau adalah seorang presiden. Ya presiden
dari sebuah negara besar. Di Balikpapan di mana saya tinggal bahkan
hampir semua guru rasanya punya jas.

Sebelum menjabat sebagai presiden Iran beliau adalah walikota
Teheran,
periode 2003-2005. Teheran, ibukota Iran, kota dengan sejuta
paradoks,
memiliki populasi hampir dua kali lipat dari Jakarta, yaitu sebesar
16
juta penduduk. Untuk bisa menjadi walikota dari ibukota negara tentu
sudah merupakan prestasi tersendiri mengingat betapa Iran adalah
negara yang dikuasai oleh para mullah. Ia bukanlah ulama bersorban,
tokoh revolusi, dan karir birokrasinya kurang dari 10 tahun. Beliau
tinggal di gang buntu, maniak bola, tak punya sofa di rumahnya, dan
kemana-mana dengan mobil Peugeot tahun 1977. Penampilannya sendiri
jauh dari menarik untuk dijadikan gosip, apalagi jadi selebriti.
Rambutnya kusam seperti tidak pernah merasakan sampo dan sepatunya
itu-itu terus, bolong disana-sini, mirip alas kaki tukang sapu
jalanan
di belanatara Jakarta. Nah! Kira-kira dengan modal dan penampilan
begini apakah ia memiliki kemungkinan untuk menjabat sebagai walikota
Depok saja, umpamanya?
Dalam tempo setahun pertanyaan tentang kemampuannya memimpin
terjawab.
Warga Teheran menemukan bahwa walikotanya sebagai pejabat yang bangga
bisa menyapu sendiri jalan-jalan kota, gatal tangannya jika ada
selokan
yang mampet dan turun tangan untuk membersihkannya sendiri, menyetir
sendiri mobilnya ke kantor dan bekerja hingga dini hari sekedar untuk
memastikan bahwa Teheran dapat mejadi lebih nyaman untuk ditinggali.
"Saya bangga bisa menyapu jalanan di Teheran." Katanya tanpa berusaha
untuk tampil sok sederhana. Di belahan dunia lain sosoknya mungkin
dapat dijadikan reality show atau bahkan aliran kepercayaan baru.
Sejak hari pertama menjabat ia langsung mengadakan kebijakan yang
bersifat religius seperti memisahkan lift bagi laki-laki dan
perempuan
(ini tentu menarik hati para wanita di Teheran), menggandakan
pinjaman
lunak bagi pasangan muda yang hendak menikah dari 6 juta rial menjadi
12 juta rial, pembagian sup gratis bagi orang miskin setiap pekan,
dan...
menjadikan rumah dinas walikota sebagai museum publik! Ia sendiri
memilih tinggal di rumah pribadinya di kawasan Narmak yang miskin
yang
hanya berukuran luas 170 m persegi. Ia bahkan melarang pemberian
sajian pisang bagi tamu walikota mengingat pisang merupakan buah yang
sangat mahal dan bisa berharga 6000 rupiah per bijinya. Ia juga
menunjukkan dirinya sebagai pekerja keras yang sengaja memperpanjang
jam kerjanya agar dapat menerima warga kota yang ingin mengadu.

Namun salah satu keberhasilannya yang dirasakan oleh warga kota
Teheran adalah spesialisasinya sebagai seorang doktor di bidang
manajemen transportasi dan lalu lintas perkotaan. Sekedar untuk
diketahui, kemacetan kota Teheran begitu parahnya sehingga saya
pernah
dikirimi salah satu foto lelucon dari berbagai belahan dunia dengan
judul "Only in ..." . salah satunya dari Teheran dengan judul "Only
in
Teheran" dengan foto kemacetan lalu lintasnya yang bisa bikin
penduduk Jakarta menertawakan kemacetan lalu lintas di kotanya.
Secara
dramatis ia berhasil menekan tingkat kemacetan di Teheran dengan
mencopot lampu-lampu diperempatan jalan besar dan mengubahnya menjadi
jalur putar balik yang sangat efektif.

Setalah menjabat dua tahun sebagai walikota Teheran ia masuk dalam
finalis pemilihan walikota terbaik dunia World Mayor 2005 dari 550
walikota yang masuk nominasi. Hanya sembilan yang dari Asia ,
termasuk
Ahamdinejad.


Tapi itu baru awal cerita. Pada tangagl 24 Juni 2005 ia menjadi bahan
pembicaraan seluruh dunia karena berhasil menjadi presiden Iran
setelah mengkanvaskan ulama-cum-mlliter Ali Hashemi Rafsanjani dalam
pemilihan umum. Bagaimana mungkin padahal pada awal kampanye namanya
bahkan tidak masuk hitungan karena yang maju adalah para tokoh yang
memiliki hampir segalanya dibandingkan dengannya? Dalam jajak
pendapat awal kampanye dari delapan calon presiden yang bersaing,
Akbar hasyemi Rafsanjani,
Ali Larijani, Ahmadinejad, Mehdi Karrubi, Mohammed Bhager Galibaf,
Mohsen Meharalizadeh, Mohsen Rezai, dan Mostafa Min, popularitas
Ahmadinejad paling buncit.

Pada masa kampanye ketika para kontestan mengorek sakunya dalam-dalam
untuk menarik perhatian massa , Ahmadinejad bahkan tidak sanggup
untuk
mencetak foto-foto dan atributnya sebagai calon presiden. Sebagai
walikota ia menyumbangkan semua gajinya dan hidup dengan gajinya
sebagai dosen. Ia tidak mampu untuk mengeluarkan uang sepeser pun
untuk
kampanye! Sebaliknya ia justru menghantam para calon presiden yang
menggunakan dana ratusan milyar untuk berkampanye atau yang bagi-bagi
uang untuk menarik simpati rakyat.
Pada pemilu putaran pertama keanehan terjadi, Nama Ahmadinejad
menyodok ke tempat ketiga. Di atasnya dua dedengkot politik yang jauh
lebih senior di atasnya, Akbar Hashemi Rafsanjani dan Mahdi Karrubi.
Rafsanjani tetap menjadi favorit untuk memenangi pemilu ini mengingat
reputasi dan tangguhnya mesin politiknya. Tapi rakyat Iran punya
rencana dan harapan lain, Ahmadinejad memenangi pemilu dengan 61 %
sedangkan Rafsanjani hanya 35%. Logika real politik dibikin jungkir
balik olehnya.

Ahmadinejad memang penuh dengan kontroversi. Ia presiden yang tidak
berasal dari mullah yang selama puluhan tahun telah mendominasi
hampir
semua pos kekuasaan di Iran , status quo yang sangat dominan. Ia juga
bukan berasal dari elit yang dekat dengan kekuasaan, tidak memiliki
track-record sebagai politisi, dan hanya memiliki modal asketisme,
yang untuk standar Iran pun sudah menyolok. Ia seorang revolusioner
sejati sebagaimana halnya dengan Imam Khomeini dengan kedahsyatan
aura
yang berbeda. Jika Imam Khomeini tampil mistis dan sufistis,
Ahamdinejad justru tampil sangat merakyat, mudah dijangkau siapapun,
mudah dipahami dan diteladani. Ia adalah sosok Khomeini yang jauh
lebih mudah untuk
dipahami dan diteladani. Ia adalah figur idola dalam kehidupan nyata.
Seorang 'satria piningit' yang mewujud dalam sosok nyata.
Sebagaimana mentornya, ia tidak terpengaruh oleh kekuasaan. Kekuasaan
seolah tidak menyentuh karakter-karakter terdalamnya. Ia seolah
memiliki 'kepribadian ganda', di satu sisi ia bisa bertarung keras
untuk merebut dan mengelola kekuasaan, dan di sisi lain ia bertarung
sama kerasnya menolak segenap pengaruh kekuasaan agar tidak
mempengaruhi batinnya. Tidak bisa tidak, dengan karakter yang
demikian
kompleks itu seorang revolusioner macam Ahmadinejad memang
ditakdirkan
untuk membuat banyak kejutan dan drama pada dunia.
Ia memangkas semua biaya dan fasilitas kedinasan yang tidak
sine-qua-non terutama dengan urusan pribadi. Dalam pandangannya,
untuk
mewujudkan masyarakat Islam yang maju dan sejahtera, pejabat negara
haruslah memiliki standar hidup yang sama dengan rakyat kebanyakan.,
mencerminkan kehidupan nyata dari masyarakatnya, dan tidak hidup di
menara gading. Ia menetapkan PPN baru bagi orang-orang kaya dan
mengunakan dananya untuk membangun perumahan bagi rakyat miskin. Ia
membawa 'uang minyak ke piring-piring orang miskin' dengan program
"Reza Love Fund" (Reza adalah Imam ke delapan kaum Syiah) dengan
mengalokasikan 1,3 milyar dollar untuk program bantuan bagi kalangan
muda untuk menikah, memulai usaha baru, dan membeli rumah.
Meski mengagumi Imam Khomeini dan hidup asketis tidak berarti ia
konservatif. Ia bahkan tampil moderat. Ketika ditanya apakah ia akan
mengekang penggunaan jilbab yang kurang Islami di kalangan remaja
Teheran, ia menjawab,: "Orang cenderung berpikir bahwa kembali ke
nilai-nilai revolusioner itu hanya urusan memakai jilbab yang baik.
Masalah sejati bangsa ini adalah lapangan kerja dan perumahan untuk
semua, bukan apa yang harus dipakai."

Meski telah terpilih menjadi presiden ia sama sekali tidak mengubah
penampilannya. Ia tetap tampil bersahaja dan jauh dari pamor
kepresidenan. Pada salah satu acara dengan kalangan mahasiswa salah
satu peserta menanyakan penampilannya yang tidak menunjukkan tampang
presiden tersebut. Dengan lugas ia menjawab,: "Tapi saya punya
tampang
pelayan. Dan saya hanya ingin menjadi pelayan rakyat." Air mata saya
mengalir membaca ini. Subhanallah! Alangkah rendah hatinya pemimpin
satu ini. Tak salah jika ia dicintai oleh bagitu banyak mahluk Tuhan
di
seluruh muka bumi.

Saya tidak ingin menulis lebih panjang tentang tokoh satu ini. Saya
menganjurkan setiap orang untuk membeli bukunya dan membacanya
sendiri
dan menikmatinya sebagaimana saya menikmatinya. Belikan satu buku
untuk anak Anda dan biarkan ia mengenal satu tokoh besar dunia yang
masih hidup dan mudah-mudahan kelak dapat mengikuti jejaknya. Saya
hanya ingin menutup tulisan ini dengan pendapatnya mengapa ia
bersikeras agar Iran memiliki teknologi nuklir. Katanya,:"Jika nuklir
ini dinilai jelek
dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya mengapa kalian sebagai
negara adikuasa boleh memilikinya? Sebaliknya, jika teknonuklir ini
baik untuk kalian, mengapa kami tidak boleh juga memakainya?" Suatu
argumen sederhana yang tidak mampu dijawab oleh negara-negara Barat.
Itu sebabnya Bush tidak bersedia meladeninya dalam suatu tantangan
debat di PB


sumber:vivanews

Read more »

fakta tentang isaac newton


Terlahir Prematur
Isaac Newton lahir sebelum waktunya alias prematur. Ketika lahir, ia bahkan diperkirakan tidak akan bertahan karena tubuhnya yang sangat kecil.

Hampir Menjadi Petani
Newton terlahir di keluarga petani. Ketika menginjak usia 17 tahun, ibu Isaac Newton bersikeras agar ia menjadi petani. Jika bukan karena pamannya, ia tidak akan pernah kuliah di Universitas Cambridge.

Merahasiakan Penemuan
Isaac Newton tidak langsung mempublikasikan penemuannya. Kebanyakan teorinya ditemukan ketika ia berumur 20-an dan baru dipublikasikan beberapa tahun kemudian.

Newton dan Apel
Tentu kita sering mendengar kisah terkenal ini, bahwa Isaac Newton sedang berjalan di taman, di bawah pohon apel dan melihat jatuhnya sebuah apel yang menginspirasinya menemukan teori gravitasi. Padahal Newton sendiri mengatakan bahwa ia sedang di dalam rumah ketika ia melihat dari jendela sebuah apel jatuh dari pohonnya.

Seorang Alkemis
Newton diam-diam mempelajari cara mengubah emas dan perak dari logam dasar. Rahasia ini ia sembunyikan karena pada zamannya, mempelajari hal tersebut dilarang.

Sangat religius
Walau banyak yang menggunakan teori Newton untuk mempertanyakan eksistensi Tuhan, dan walau ia tidak mempercayai eksistensi arwah dan hantu, Newton sendiri adalah seorang yang sangat religius. Ia pernah berkata, "Gravitasi mampu menjelaskan pergerakan planet-planet, tetapi gravitasi tidak mampu menjelaskan siapa yang menggerakan planet tersebut. Tuhan mengendalikan segalanya, dan tahu apa yang bisa atau tidak bisa dilakukan."

Hasrat terhadap Alkitab
Newton sangat berhasrat dengan Alkitab. Ia lebih banyak menulis tentang agama daripada matematika dan sains. Ia bahkan memperkirakan tanggal penyaliban Yesus dan sudah memprediksikan bahwa Yahudi akan kembali ke tanah Israel. Ia juga sangat berhasrat untuk menemukan makna yang tersembunyi dalam Alkitab.

Satu kalimat sebagai politisi
Newton menjadi anggota parlemen selama satu tahun (1689-1690). Hanya satu kalimat yang ia ucapkan sebagai seorang politisi, ia meminta seseorang untuk menutup jendela yang terbuka.

Tidak pernah menikah
Isaac Newton diketahui tidak pernah menikah sampai akhir hayatnya.



sumber:forum.vivanews.com

Read more »